Minggu, 20 Desember 2020

Biografi Tokoh

 ๐“๐“ผ๐“ผ๐“ช๐“ต๐“ช๐“ถ๐“พ'๐“ช๐“ต๐“ช๐“ฒ๐“ด๐“พ๐“ถ... 

๐“๐“ท๐“ท๐”‚๐“ฎ๐“ธ๐“ท๐“ฐ ๐“ช๐”‚๐”‚๐“พ๐“ฑ๐“ช๐“ท๐“ท๐“ช๐“ผ! ๐“š๐“ฎ๐“ถ๐“ซ๐“ช๐“ต๐“ฒ ๐“ต๐“ช๐“ฐ๐“ฒ ๐“ญ๐“ฒ ๐“ซ๐“ต๐“ธ๐“ฐ ๐“พ๐“ท๐“ฐ๐“พ ๐”‚๐“ช๐“ท๐“ฐ ๐“ผ๐“ช๐“ฝ๐“พ ๐“ฒ๐“ท๐“ฒ...๐Ÿ’œ

๐”น๐•’๐•š๐•œ, ๐••๐•š ๐•“๐•๐• ๐•˜ ๐•œ๐•’๐•๐•š ๐•š๐•Ÿ๐•š ๐•ค๐•’๐•ช๐•’ ๐•’๐•œ๐•’๐•Ÿ ๐•ž๐•–๐•Ÿ๐•”๐•–๐•ฃ๐•š๐•ฅ๐•’๐•œ๐•’๐•Ÿ ๐•ค๐•–๐••๐•š๐•œ๐•š๐•ฅ ๐•“๐•š๐• ๐•˜๐•ฃ๐•’๐•—๐•š ๐•˜๐•ฆ๐•ฃ๐•ฆ ๐•ค๐•’๐•ช๐•’ ๐•ช๐•’๐•Ÿ๐•˜ ๐•ก๐•’๐•๐•š๐•Ÿ๐•˜ ๐•œ๐•–๐•”๐•– ๐•จ๐•œ๐•จ๐•œ... 


Biografi Guru Fiqih saya ketika di MAN 2 Pontianak



Guru Fiqihku namanya Dolhadi. Sudah memiliki satu istri dan 3 orang anak. Beliau alumi MAN 2 Pontianak yang mana sekolah itu sekarang menjadi tempatnya mencari nafkah. Panggilan akrabnya Pak Dol, bahasa melayu "tulen" ketika berbicara. 


Kulitnya putih, hidungnya sedikit mancung, matanya sedikit sipit, ketika senyum seperti gula dengan gigi yang putih, rapi dan jenggot serta kumis yang tipis. Rambutnya selalu basah dan rapi. Gayanya sangat santai, baik ketika berjalan, berbicara dan mengajar. Ketika berbicara sangat-sangat tenang. 


Ketika saya masih kelas 10, saya belum diajar beliau. Ketika itu saya hanya melihatnya tanpa mengetahui bagaimana cara beliau mengajar. Sebelum beliau mengajar di kelas saya, saya melihat Pak Dol itu sepertinya garang dan sangat serius jika dilihat dari wajahnya. Ketika saya sudah naik ke kelas 11, ternyata beliau yang mengajar di kelas saya pada mata pelajaran Fiqih. Dan setelah beliau masuk, perkiraan saya pada waktu kelas 10 itu ternyata berbanding terbalik dengan sifat beliau yang sebenarnya. Beliau orang yang lembut, senang memberi nasihat dan murah senyum. 


Beliau lebih sering menggunakan sepeda motor bermerek Vario dari pada mobil. Alasannya kenapa saya tidak tahu, kemungkinan menghindari macet di pagi hari karena jalan raya Ahmad Yani selalu padat ketika pagi dan sore. Ketika pagi dipadati orang yang pergi bekerja dan anak-anak sekolah, ketika sore pun demikian. 


Selain mengajar, Pak Dol juga berkecimpung di dunia pertelevisian menjadi ๐˜ฉ๐˜ฐ๐˜ด๐˜ต di salah satu acara keagamaan TVRI. Acara tersebut diadakan pada hari jum'at sehingga Pak Dol jarang masuk karena bentrok dengan jadwal kelas kami. Ketika hari jum'at bertepatan dengan tanggal merah, otomatis aktivitas sekolah menjadi di rumah. Saya tidak sengaja sedang menonton televisi dan sedang menggonta-ganti ๐˜ค๐˜ฉ๐˜ข๐˜ฏ๐˜ฏ๐˜ฆ๐˜ญ tiba-tiba terlihat wajah Pak Dol di ๐˜ค๐˜ฉ๐˜ข๐˜ฏ๐˜ฏ๐˜ฆ๐˜ญ TVRI. Saya pun langsung menghentikan pencarian ๐˜ค๐˜ฉ๐˜ข๐˜ฏ๐˜ฏ๐˜ฆ๐˜ญ karena sudah menemukan tontonan yang pas. Ketika ๐˜ข๐˜ด๐˜บ๐˜ช๐˜ฌ menonton, ayah saya melihat lalu bertanya "itu Dol ya?" Saya menjawab "iya yah, guru Fiqih saya di MAN 2 Pontianak".


Beliau suka membawa kedua anaknya ke sekolah karena sekolah anaknya tidak jauh dari MAN 2 Pontianak. Dua anaknya itu berjenis kelamin laki-laki dan perempuan. Husna untuk nama anaknya yang perempuan, dan yang laki-laki saya tidak tahu. Wajah husna persis seperti Pak Dol ayahnya. Ia masih SD, akan tetapi sudah rajin mendirikan shalat. Setiap shalat ashar dia selalu ke masjid jika sedang berada di MAN 2 Pontianak. 


Beliau suka memakai kemeja lengan panjang maupun pendek dipadukan dengan celana hitam atau coklat panjang licin disertai ikat pinggang hitam dan gawai yang disangkutkan menggunakan sarungnya. Pakaiannya selalu rapi seperti disetrika setiap hari dan bersih dengan minyak wanginya yang harum semerbak. Orangnya sangat lucu, suka bercanda ketika mengajar kami. Tak pernah sekalipun kami tidak tertawa di saat jam pelajarannya. Materi yang disampaikannya sangat mudah dipahami karena beliau suka menggunakan bahasa melayunya. Kata-kata yang disampaikannya sangat menyentuh. Suka menasehati dengan kalimat gurauan. Beliau suka ๐˜ฎ๐˜ฆ๐˜ฎ-๐˜ง๐˜ฐ๐˜ต๐˜ฐ secara diam-diam wajah teman-teman saya ketika tidur di dalam kelas. Jarang sekali beliau marah, wajar jika wajahnya awet muda. 


Ciri khas beliau ketika pergi ke masjid yang berada di MAN 2 Pontianak yaitu membawa sajadah kecil di salah satu pundaknya, sajadah itu juga berfungsi untuk menepas tubuh anak laki-laki yang belum juga beranjak dari kelas ketika adzan sudah berkumandang. Beliau sangat bijaksana, ketika marah tidak pernah melontarkan kata-kata yang kasar. Beliau lebih kepada tindakan yang mendidik. 


Sistem pembelajaran beliau yaitu mepresentasikan materi sesuai dengan Bab yang ada di buku paket. Kami dipersilakan memaparkan serta menjelaskan materi dan mengadakan sesi tanya jawab. Ketika kami sudah tidak mampu untuk menjawab pertanyaan dari teman-teman, beliau pun bertanya "sudah?" (Sambil tersenyum). Kami pun menjawab "sudah pak" (dengan nada rendah). Setelah itu kami dipersilakan duduk ke kursi masing-masing lalu beliau menjelaskan kembali apa yang telah kami sampaikan. 


Soal ulangan harian yang dibuat beliau sangat mudah jika kita benar-benar belajar dan memahami apa materi yang akan diujikan. Jawaban yang tepat akan diberi nilai 100 sedangkan yang tidak sesuai akan diberi nilai di bawah KKM dan harus melakukan remedi pada pertemuan selanjutnya. Akan tetapi Pak Dol tidak menekankan itu, urusan nilai diserahkan kepada kita. Jika ingin mendapatkan nilai tuntas maka harus mengikuti perintahnya, jika tidak ya tidak masalah kata beliau (dengan gayanya yang santai). 


Ketika menyampaikan materi, beliau menggunakan laptop yang dibawanya menggunakan tas gendong belakang yang besar. Model apapun penyampaian materi dari beliau, mata saya tidak pernah mengantuk apalagi kepala yang terjatuh ke meja, tidak sama sekali. Waktu berjalan dengan cepatnya ketika beliau sedang mengajar. Jika beliau tidak masuk karena ada kegiatan lain, saya kurang bersemangat. 


Kami tidak segan untuk bersenda gurau bersama beliau ketika beliau sedang menyampaikan materi. Karena satu pembahasan saja bisa berjam-jam sebab menyimpang kemana-mana karena gurauan tersebut. Terkadang perut dan pipi saya sakit karena terlalu banyak tertawa. Kelas kami penuh dengan tawa ketika Pak Dol yang masuk. 


Tidak hanya di kelas, kelucuan beliau dimana-mana. Ketika sekolah mengadakan ๐˜ฆ๐˜ท๐˜ฆ๐˜ฏ๐˜ต dan ada ๐˜ฅ๐˜ฐ๐˜ฐ๐˜ณ๐˜ฑ๐˜ณ๐˜ช๐˜ป๐˜ฆ untuk diberikan kepada pemenang yang beruntung, salah satu ๐˜ฅ๐˜ฐ๐˜ฐ๐˜ณ๐˜ฑ๐˜ณ๐˜ช๐˜ป๐˜ฆ tersebut ada sebuah sepeda gunung. Yang membuat lucu di sini ialah ketika beliau memainkan sepeda tersebut di lapangan sambil berputar-putar di tengah lapangan MAN 2 Pontianak. Hal tersebut menjadi perhatian guru serta murid-murid yang sedang menyaksikan pengambilan nomor undian secara acak. 


Hal yang paling berkesan sampai sekarang ialah ketika beliau mengabsen dan kami sedang ribut. Apa yang dilakukan beliau? Marah? Keluar kelas? Atau........? Beliau tetap mengabsen akan tetapi suaranya kecil, bisa dibilang hanya gerakan mulut ketika menyebutkan nama kami. Dan ternyata cara itu ampuh untuk menghentikan keributan kami. Masuk akal tidak? Ketika Pak Dol mengabsen dengan suara yang cukup keras tetapi tidak ada yang mendengarkan. Namun, ketika Pak Dol menghilangkan suaranya, kami semua mendengarkan dengan teliti sudah sampai mana beliau mengabsen.

Jika menjawab dan mengacungkan tangan maka dianggap hadir. Sebaliknya, jika hanya diam karena tidak mendengarkan maka dianggap ๐˜ข๐˜ญ๐˜ฑ๐˜ข.

Hal tersebut membuat saya dan teman sebangku yaitu Ayu menahan tawa karena gaya Pak Dol yang seperti itu baru kami temui. Kami berdua selalu merindukan pengajaran dari Pak Dol. 


Ketika kami sudah lulus, kemudian mengambil Ijazah ataupun rapor di MAN 2 Pontianak, kami berjumpa dengan Pak Dol. Memandangnya saja sudah dapat mengobati rindu kami kepada pengajaran yang biasa beliau sampaikan di kelas. 


Ketika saya membuka ๐˜ง๐˜ข๐˜ค๐˜ฆ๐˜ฃ๐˜ฐ๐˜ฐ๐˜ฌ Pak Dol kemudian melihat foto-fotonya, ternyata beliau mempunyai anak bayi. Saya kira anak beliau hanya 2 orang yang biasa dibawanya ke MAN 2 Pontianak. 


 Masya Allah... Rindu sekali diajar beliau๐ŸŒป

Sehat selalu Pak Dol๐Ÿ˜Š


Sekian cerita dari saya, syukran sudah membaca๐ŸŒบ

๐“ฆ๐“ช๐“ผ๐“ผ๐“ช๐“ต๐“ช๐“ถ๐“พ'๐“ช๐“ต๐“ช๐“ฒ๐“ด๐“พ๐“ถ... 



Sabtu, 14 November 2020

Analisis Bahasa Berdasarkan PUEBI dan KBBI

๐“๐“ท๐“ท๐”‚๐“ฎ๐“ธ๐“ท๐“ฐ ๐“๐”‚๐”‚๐“พ๐“ฑ๐“ช๐“ท๐“ท๐“ช๐“ผ! ๐“™๐“พ๐“ถ๐“น๐“ช ๐“ต๐“ช๐“ฐ๐“ฒ ๐“ญ๐“ฒ ๐“ซ๐“ต๐“ธ๐“ฐ ๐“ด๐“ฎ๐“ผ๐“ช๐”‚๐“ช๐“ท๐“ฐ๐“ช๐“ท ๐“ญ๐“ฒ๐“ช, ๐“ฎ๐“ฑ๐“ฑ ๐“ช๐“ด๐“พ ๐“ถ๐“ช๐“ด๐“ผ๐“พ๐“ญ๐“ท๐”‚๐“ช๐Ÿ˜…

Kali ini aku ingin menampilkan hasil analisis Bahasa berdasarkan PUEBI dan KBBI terhadap Baliho-baliho yang aku dapatkan di tepi jalan yang proses pencariannya membutuhkan perjuangan besar๐Ÿ˜…


1.

Lokasi Gambar : Jalan Adisucipto. Kubu Raya. 

Waktu Pengambilan Gambar : 12 November 2020

Analisis : 

Pada gambar tersebut terdapat penggunaan bahasa Asing, yakni cell, service, all dan accessories. 

Berdasarkan PUEBI penulisan tersebut kurang tepat, sebaiknya penulisan menggunakan Bahasa Indonesia yakni Jaringan, Servis, Semua dan Aksesoris. Jika ingin menggunakan bahasa Asing, baiknya tulisan dimiringkan menjadi Marvin Cell, Service Laptop, Service HP, Pulsa All Operator, Accessories HP, dll. 


2.

Lokasi Gambar : Jalan Adisucipto. Kubu Raya. 

Waktu Pengambilan Gambar : 12 November 2020

Analisis :

Pada gambar tersebut terdapat penggunaan bahasa Asing, yakni Digital Copier, ID Card, Potocopy (photocopy), Print Document, Desaint (design), Scanner. 

Berdasarkan PUEBI penulisan tersebut kurang tepat, sebaiknya penulisan menggunakan Bahasa Indonesia yakni Mesin Fotokopi Digital, KTP, Fotokopi, Cetak Dokumen, Desain Grafis, Pemindai Dokumen. 

Jika ingin menggunakan bahasa Asing, baiknya tulisan dimiringkan menjadi Digital Copier, ID Card, Photocopy, Print Document, Design Grafis, Scanner Dokumen. 



3.

Lokasi Gambar : Jalan Rasau Jaya. Kubu Raya. 

Waktu Pengambilan Gambar : 14 November 2020

Analisis :

Pada gambar tersebut terdapat penggunaan bahasa Asing, yakni Digital Camera dan Banner Wedding. 

Berdasarkan PUEBI penulisan tersebut kurang tepat, sebaiknya penulisan menggunakan Bahasa Indonesia yakni Kamera dan Spanduk Pernikahan. 

Jika ingin menggunakan bahasa Asing, baiknya tulisan dimiringkan menjadi Sewa Camera dan Wedding Banner.



4.

Lokasi Gambar : Jalan Rasau Jaya. Kubu Raya. 

Waktu Pengambilan Gambar : 14 November 2020

Analisis :

Pada gambar tersebut terdapat penggunaan bahasa Asing, yakni Part Of dan Free Pickup and Delivery. 

Berdasarkan PUEBI penulisan tersebut kurang tepat, sebaiknya penulisan menggunakan Bahasa Indonesia yakni Bagian dari dan Penjemputan dan Pengiriman Gratis. 

Jika ingin menggunakan bahasa Asing, baiknya tulisan dimiringkan menjadi Part Of dan Free Pickup and Delivery. 



5.

Lokasi Gambar : Jalan Adisucipto. Kubu Raya.

Waktu Pengambilan Gambar : 12 November 2020

Analisis :

Pada gambar tersebut terdapat penggunaan bahasa Asing, yakni Service, Acc (accessories), Sparepart. 

Berdasarkan PUEBI penulisan tersebut kurang tepat, sebaiknya penulisan menggunakan Bahasa Indonesia yakni Servis, Aksesoris dan Onderdil. 

Jika ingin menggunakan bahasa Asing, baiknya tulisan dimiringkan menjadi Service HP, Accessories dan Sparepart.



Terima Kasih! Mohon maaf jika terdapat kesalahan dalam penulisan^^


Jumat, 06 November 2020

100 Kosakata Bahasa Ibu

 ๐“๐“ท๐“ท๐”‚๐“ฎ๐“ธ๐“ท๐“ฐ ๐“๐”‚๐”‚๐“พ๐“ฑ๐“ช๐“ท๐“ท๐“ช๐“ผ! ๐“™๐“พ๐“ถ๐“น๐“ช ๐“ต๐“ช๐“ฐ๐“ฒ ๐“ญ๐“ฒ ๐“ซ๐“ต๐“ธ๐“ฐ ๐“ด๐“ฎ๐“ผ๐“ช๐”‚๐“ช๐“ท๐“ฐ๐“ช๐“ท ๐“ญ๐“ฒ๐“ช, ๐“ฎ๐“ฑ๐“ฑ ๐“ผ๐“ช๐”‚๐“ช ๐“ถ๐“ช๐“ด๐“ผ๐“พ๐“ญ๐“ท๐”‚๐“ช๐Ÿ˜…

๐“š๐“ช๐“ต๐“ฒ ๐“ฒ๐“ท๐“ฒ ๐“ช๐“ด๐“พ ๐“ฒ๐“ท๐“ฐ๐“ฒ๐“ท ๐“ถ๐“ฎ๐“ถ๐“น๐“ฎ๐“ป๐“ด๐“ฎ๐“ท๐“ช๐“ต๐“ด๐“ช๐“ท ๐“ซ๐“ช๐“ฑ๐“ช๐“ผ๐“ช ๐”‚๐“ช๐“ท๐“ฐ ๐“ช๐“ด๐“พ ๐“ฐ๐“พ๐“ท๐“ช๐“ด๐“ช๐“ท ๐“ญ๐“ฒ ๐“ป๐“พ๐“ถ๐“ช๐“ฑ. 


Kosakata Bahasa Ibu

Bahasa Melayu Kampong Arang, Kubu Raya, Kalimantan Barat

1. Tingkap = jendela

2. Suduk = sendok

3. Pinggan = piring

4. Kuali = wajan

5. Melegak = mendidih

6. Gelik ati = lucu

7. Tekanjat = terkejut/terperanjat

8. Peloh = keringat

9. Ambek = ambil

10. Bantal kepong = guling

11. Lawar = cantik/ganteng

12. Melotar = melempar

13. Jerang air = masak air

14. Majoh = makan

15. Nyangkong = jongkok

16. Taber = tirai

17. Sengal = pegal

18. Belangak = panci

19. Lecak = lembek

20. Bunting = hamil

21. Beranak = melahirkan

22. Centong = gayung

23. Songkok = kopiah/peci

24. Tudung = penutup

25. Budak = anak-anak

26. Kebak = kidal

27. Dudi = terakhir

28. Karang = nanti

29. Bekemas = beres-beres

30. Pelasah = memukul

31. Melakak = ketawa terbahak-bahak

32. Maki = berkata kasar

33. Lasak = tidur pulas

34. Tiarap = tengkurap

35. Begasak = berkelahi

36. Beladen = beradu mulut

37. Ketuk = kerdil

38. Bulak = bohong

39. Nanar = gila

40. Tejengal = tersedak/keselek

41. Tejelar = terbelalak

42. Ketule = gambas

43. Periak = pare

44. Pucok ubi = daun singkong

45. Nangkak belande = sirsak

46. Gundol = botak

47. Ketiak = ketek

48. Liak = jahe

49. Betek = pepaya

50. Sahang = merica

51. Rengop = renyah

52. Teperosok = terjerumus

53. Sendal = sandal

54. Meletop = meletus

55. Kace = cermin

56. Bengak = bodoh

57. Rongak = bolong

58. Bikuk = kuku rusak

59. Tejolor = terlalu panjang

60. Leteh = capek

61. Kesurupan = kerasukan

62. Ngander = bersantai

63. Burok = jelek

64. Begurau = bercanda

65. Gincu = lipstik

66. Berungot = ngomel

67. Pupor = bedak

68. Bengek = sesak nafas

69. Tambol = kue

70. Penapak = pelecit

71. Lepok = pukul

72. nengkar = bandel

73. Merampot = mengada-ngada

74. Koyak = robek

75. Tebiat = kebiasaan

76. Ngindeng = ngiler

77. Peneng = pusing

78. Kamek = saya

79. Bekayoh = berdayung

80. Jawak = centil

81. Balek = pulang

82. Melilu = lupa ingatan

83. Ceper = nampan

84. Tebengkas = rusak

85. Keruk = kedinginan

86. Degel = nakal

87. Bunel = anting-anting

88. Semalam = kemarin

89. Gampang = mudah

90. Payah = sulit

91. Kemek = penyet

92. Senggiring = miring

93. Tilam = kasur

94. Pengat = kolak

95. Tegelansar = terpeleset

96. Bederai = hancur

97. Selak = rakus

98. Ngelebor = terlalu besar

99. Bedesut = laju

100. Bedeper = bergetar


๐™€๐™ฉ๐™จ... ๐˜ผ๐™™๐™– ๐™˜๐™š๐™ง๐™ž๐™ฉ๐™– ๐™ฃ๐™ž๐™ ๐™œ๐™–๐™ž๐™จ๐™จ^^

๐š‚๐šŽ๐š•๐šŠ๐šœ๐šŠ, 3 ๐™ฝ๐š˜๐šŸ๐šŽ๐š–๐š‹๐šŽ๐š› 2020

Kali pertama aku mendengar kalimat yang berbunyi "bahasa ibu". Sebelum membaca penjelasan yang diberikan ibu farninda, aku tidak tau apa itu bahasa ibu. Kemudian setelah aku membaca pengertiannya barulah aku memahami ternyata bahasa ibu adalah bahasa kita sehari-hari atau bahasa daerah kita.

Ini pengalaman pertamaku di mana ibu farninda menyuruh kami menulis 100 kata bahasa ibu. Aku terus mencari kosakata dengan dibantu ibu serta abang-abangku karena mereka mendengar apa yang kami ributkan. Alhamdulillah hari ini sudah menemukan banyak sekali kosakata. 


๐š๐šŠ๐š‹๐šž, 4 ๐™ฝ๐š˜๐šŸ๐šŽ๐š–๐š‹๐šŽ๐š› 2020

Hari ini aku masih melanjutkan pencarian kosakata itu dibantu ibu dan abangku. Rasanya senang sekali karena ibu dan abangku mengetahui banyak kosakata tersebut. Karena mereka lebih banyak pengalamannya dari pada aku. Alhamdulillah, hari ini jumlah kosakata yang sudah terkumpul sebanyak 95, sedikit lagi gaisss. 


๐™บ๐šŠ๐š–๐š’๐šœ, 5 ๐™ฝ๐š˜๐šŸ๐šŽ๐š–๐š‹๐šŽ๐š› 2020

Pencarian terus berlanjut. Aku dan ibu terus mencari kosakata itu dengan dibantu abangku. Dan Alhamdulillah hari ini aku telah menyelesaikan kosakata bahasa ibu. Dalam masa pencarian, aku dan ibuku selalu tertawa karena bahasa yang digunakan sangat lucu menurut kami. 

Aku kira kosakata yang sudah mencapai 100 itu berbeda-beda, ternyata setelah aku baca satu persatu banyak kata yang sama. Aku pun langsung mengubahnya dengan kata yang lain dan tak lupa meminta bantuan kepada ibuku. Alhamdulillah, selesai gaisss!


๐“ฃ๐“ฎ๐“ป๐“ฒ๐“ถ๐“ช ๐“ด๐“ช๐“ผ๐“ฒ๐“ฑ ๐“ผ๐“พ๐“ญ๐“ช๐“ฑ ๐“ถ๐“ฎ๐“ถ๐“ซ๐“ช๐“ฌ๐“ช! ๐“ข๐“ฎ๐“ถ๐“ธ๐“ฐ๐“ช ๐“ช๐“น๐“ช ๐”‚๐“ช๐“ท๐“ฐ ๐“ช๐“ด๐“พ ๐“ฝ๐“พ๐“ต๐“ฒ๐“ผ ๐“ซ๐“ฒ๐“ผ๐“ช ๐“ซ๐“ฎ๐“ป๐“ถ๐“ช๐“ท๐“ฏ๐“ช๐“ช๐“ฝ ๐“ซ๐“ช๐“ฐ๐“ฒ ๐“ด๐“ฒ๐“ฝ๐“ช ๐“ผ๐“ฎ๐“ถ๐“พ๐“ช... 




Aku dan Gangku~

๐“๐“ท๐“ท๐”‚๐“ฎ๐“ธ๐“ท๐“ฐ ๐“๐”‚๐”‚๐“พ๐“ฑ๐“ช๐“ท๐“ท๐“ช๐“ผ! ๐“™๐“พ๐“ถ๐“น๐“ช ๐“ต๐“ช๐“ฐ๐“ฒ ๐“ญ๐“ฒ ๐“ซ๐“ต๐“ธ๐“ฐ ๐“ด๐“ฎ๐“ผ๐“ช๐”‚๐“ช๐“ท๐“ฐ๐“ช๐“ท ๐“ญ๐“ฒ๐“ช, ๐“ฎ๐“ฑ๐“ฑ ๐“ผ๐“ช๐”‚๐“ช ๐“ถ๐“ช๐“ด๐“ผ๐“พ๐“ญ๐“ท๐”‚๐“ช๐Ÿ˜…


๐˜ผ๐™ ๐™ช ๐™™๐™–๐™ฃ ๐™‚๐™–๐™ฃ๐™œ๐™ ๐™ช~

Assalamu'alaikum gaisss! aku mau menceritakan wilayah yang aku tempati sekarang! Alamat yang aku tinggali berada di Jalan Wonodadi 1 Gang Podorukun 2 Kecamatan Sungai Raya Kabupaten Kubu Raya Provinsi Kalimantan Barat. Kalau mau main kerumah bisa lewat Jalan Adisucipto atau Jalan A. Yani 2 ya gaiss, tinggal pilih aja mana jalan yang paling enak. Lengkap ya, hehe biar lebih jelas. Rumahku paling ujung, jadi mudah kalau mencarinya hehe, gang nya pun buntu. Kok buntu? Iya gais, karena ada tanah orang yang berisikan kebun, dulunya sawah tapi sekarang sudah jadi kebun pisang beserta rumput-rumput yang tinggi hehe. Setiap membuka jendela kamarku pasti yang pertama kali kulihat adalah kebun pisang beserta rumpu-rumput yang tinggi, ada juga sawah yang terbentang luas di sebelah kebun pisang. Wilayah yang aku tempati sekarang banyak dikelilingi sawah, rasanya seperti di pedesaan yang ada gunungnya. Udara disini tidak terlalu panas dan tidak terlalu dingin, sedang-sedang saja. 


Aku senang ketika melihat sawah yang hijau... Mata sejuk, hati tenang dan pikiran melayang... Ehhhh. Ketika pagi hari, udara di sini segar sekali. Di sore hari langit menunjukkan keindahannya, ada senja yang menampakkan sedikit bayangannya walaupun tidak seindah di tepi pantai. Bagiku itu cukup indah. 

Nahh... Kan di sini banyak sawah, boleh gak aku ceritain sedikit tentang sawah? Sebelum itu kita berterima kasih dulu kepada para petani yang sudah memeras keringat untuk menghasilkan beras yang menjadi makanan pokok kita setiap hari. Ibuku sendiri petani loh... Dia menanam padi di tanah orang yang menyewakannya, tidak terlalu banyak sih, tapi kalau untuk makan ada... Alhamdulillah. Kami merasa bersyukur karena tidak membeli beras di warung, cukup belanja sayur dan lauk-pauk lainnya. Sawah ibuku tidak terlalu jauh dari rumah, bukan berarti di belakang rumah atau di samping rumah ya... Dulu pernah di belakang rumah tapi sekarang tanahnya sudah dibuat rumah oleh orang lain hehe. Ibuku biasanya berjalan kaki untuk menempuh sawahnya, pagi dan sore jika sedang bercocok tanam, supaya cepat selesai katanya. Jika sedang bercocok tanam, aku biasanya ikut membantu dengan abangku yang pertama, abang yang kedua biasanya ikut tetapi sekarang sudah bekerja. Kenikmatan dan kebosanan menanam padi sudah aku rasakan, di pagi hari semangat rasanya karena sang surya belum terlihat, ketika sang surya sudah menampakkan dirinya, aku mulai merasa lemah dan capek. Memang... Aku orangnya tidak tahan panas. Lain dengan abangku yang pertama, dia tahan sekali dengan panasnya sang surya, aku jadi malu dengannya. Ibuku pun demikian. Biasanya kami turun ke sawah jam 7 pagi, pulangnya jangan tanya siapa yang paling awal hehehe. 

Petani di sini banyak gaiss, gak perduli kaya atau miskin, mereka tetap menanam padi untuk memenuhi kebutuhannya. Pak RT dan bu RT saja masih menanam padi, yaa bisa dibilang kehidupannya sudah serba cukup, tetapi masih bekerja dengan giat demi kesuksesan anak-anaknya. MasyaAllah...

Disini banyak orang jawa, yaa sudah terlihat dari nama jalan dan gangnya yang dominan memakai huruf "O". Aku disini seperti orang baru yang datang dari kampung karena suku yang berbeda sendiri. Aku orang melayu asli kampung arang. Di sini aku tinggal di daerah yang penuh dengan orang jawa, mau tidak mau sedikit mengikuti tradisi yang dilakukannya, bukan yang aneh-aneh ya...

Semenjak tinggal di sini, aku sedikit mengerti bahasa jawa yaa walaupun hanya orak, gelem dan lain-lain. Hehe... Bahasa jawa 1 sampai 10 aku tau loh gais... Hehe gitu kok bangga. Senang aja, bisa mengerti sedikit bahasa yang bukan dari suku kita. 


Sudah bosan ya gaiss baca cerita aku dari tadi? Iya... Kok bercabang-cabang yang dibahas... Hehehe


Intinya, aku senang sekali tinggal di sini, ada pemandangan yang indah, udara yang segar dan suasana yang tenang.

Kalau tidak ada waktu untuk liburan, aku selalu melihat sawah yang berada di belakang rumah, rasanya sudah seperti ke daerah pegunungan hehehe. 


๐“ข๐“ฎ๐“ด๐“ฒ๐“ช๐“ท ๐“ฌ๐“ฎ๐“ป๐“ฒ๐“ฝ๐“ช ๐“ญ๐“ช๐“ป๐“ฒ ๐“ฝ๐“ฎ๐“ถ๐“น๐“ช๐“ฝ ๐“ฝ๐“ฒ๐“ท๐“ฐ๐“ฐ๐“ช๐“ต๐“ด๐“พ! ๐“ฃ๐“ฎ๐“ป๐“ฒ๐“ถ๐“ช ๐“ด๐“ช๐“ผ๐“ฒ๐“ฑ ๐“ผ๐“พ๐“ญ๐“ช๐“ฑ ๐“ถ๐“ฎ๐“ถ๐“ซ๐“ช๐“ฌ๐“ช^^

๐š†๐šŠ๐šœ๐šœ๐šŠ๐š•๐šŠ๐š–๐šž'๐šŠ๐š•๐šŠ๐š’๐š”๐šž๐š–! 



 

 







Senin, 26 Oktober 2020

Blog Baruku yang Sekarang...




27 Oktober 2020

Assalamu'alaikum! Perkenalkan nama saya Annisa, anak ketiga dari 3 bersaudara. 2 saudara saya laki-laki, waktu kecil saya suka mengikuti gaya pakaian yang mereka gunakan. Itu dulu ya... Sekarang sudah tidak boleh hihi... 

Saya lulusan SD Negeri 22 Sungai Raya, SMP Negeri 1 Sungai Raya dan MAN 2 Pontianak. Lulus dari MAN 2 Pontianak, saya langsung melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi di Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pontianak tepatnya di Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Program Studi Pendidikan Agama Islam. 

Baiklah, saya ingin flashback sedikit... 

Waktu di bangku SMP kelas 9, guru TIK 
meminta untuk membuat akun blog. Saat itulah saya mulai mengenal apa itu blog. Tidak hanya membuat akun, kami juga diberi tugas membuat postingan semenarik mungkin. Setelah lulus, saya sudah lupa dengan akun blog saya yang dulu. Alhamdulillah, sekarang dosen Bahasa Indonesia meminta kami untuk membuat akun blog lagi. Saya membuat akun dengan nama dan tampilan yang baru. 

Sekian perkenalan dari saya... Terima kasih sudah mau membaca^^
Semoga dengan blog ini saya bisa berbagi pengalaman yang pernah saya dapatkan. 

Wassalamu'alaikum

Biografi Tokoh

 ๐“๐“ผ๐“ผ๐“ช๐“ต๐“ช๐“ถ๐“พ'๐“ช๐“ต๐“ช๐“ฒ๐“ด๐“พ๐“ถ...  ๐“๐“ท๐“ท๐”‚๐“ฎ๐“ธ๐“ท๐“ฐ ๐“ช๐”‚๐”‚๐“พ๐“ฑ๐“ช๐“ท๐“ท๐“ช๐“ผ! ๐“š๐“ฎ๐“ถ๐“ซ๐“ช๐“ต๐“ฒ ๐“ต๐“ช๐“ฐ๐“ฒ ๐“ญ๐“ฒ ๐“ซ๐“ต๐“ธ๐“ฐ ๐“พ๐“ท๐“ฐ๐“พ ๐”‚๐“ช๐“ท๐“ฐ ๐“ผ๐“ช...